WONOSALAM, NUBareng.com – Suasana religius nan khidmat menyelimuti Dusun Jumok, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Jombang, pada Jumat (28/08/2026). Ratusan jamaah dari berbagai penjuru wilayah memadati lokasi kegiatan untuk menghadiri majelis rutinan Jumat Pahing yang diselenggarakan oleh Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor (MDS RA) Wonosalam berkolaborasi dengan Jam'iyah Diba' Kubro Wonosalam. Kegiatan spiritual yang berlangsung secara berkala ini tidak hanya sekadar rutinan biasa, melainkan dikemas secara istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW. Momentum ganda ini dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memupuk jiwa nasionalisme dan spiritualitas masyarakat di lereng pegunungan Wonosalam.

Sejak sore hari, antusiasme masyarakat telah terlihat dari ramainya lokasi acara yang dipenuhi oleh jamaah dengan busana putih-putih khas santri dan berkrudung merah. Acara diawali dengan pembacaan istighosah kubro yang khusyuk, memohon keselamatan bangsa, kelancaran rezeki, dan keberkahan untuk wilayah setempat. Gema lantunan selawat nabi kemudian mengangkasa, dipimpin oleh para pelantun selawat dari Jam'iyah Diba' Kubro, menciptakan atmosfer syahdu yang menyentuh hati sanubari para hadirin yang hadir. Kemegahan acara ini kian lengkap dengan kehadiran para tamu penting , di antaranya Kepala Desa Sambirejo beserta jajaran perangkat desa, serta perwakilan dari pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Wonosalam yang turut memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan kolaboratif yang masif ini.

Sinergi Ulama dan Umaro demi Kemaslahatan Umat
Memasuki sesi sambutan, Ketua Panitia Penyelenggara menyampaikan laporan dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan acara ini, khususnya warga Dusun Jumok yang telah bersedia menjadi tuan rumah yang luar biasa. Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Sambirejo dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara ulama, umaro (pemerintah), dan masyarakat dalam membangun desa yang harmonis dan agamis. Beliau mengapresiasi peran aktif MDS RA dan Jam'iyah Diba' Kubro dalam menjaga moralitas generasi muda melalui kegiatan keagamaan yang konsisten. Sementara itu, Ketua Jam'iyah Diba' Kubro Wonosalam dalam pidatonya mengingatkan pentingnya melestarikan tradisi pembacaan kitab diba' sebagai benteng pertahanan pemuda dari pengaruh negatif modernisasi sekaligus media pemersatu umat di tengah dinamika sosial saat ini.
Kepedulian Sosial: Santunan Yatim Piatu dan Duafa
Sebagai manifestasi nyata dari ajaran kasih sayang Rasulullah SAW dan rasa syukur atas nikmat kemerdekaan bangsa, acara dilanjutkan dengan prosesi pemberian santunan kepada puluhan anak yatim piatu, fakir miskin, dan kaum duafa yang berada di wilayah Desa Sambirejo dan sekitarnya. Air mata haru dan senyum kebahagiaan tampak jelas di wajah para penerima manfaat saat satu per satu dari mereka dipanggil ke atas panggung untuk menerima paket bantuan dan santunan dana tunai. Penyerahan bantuan ini diberikan langsung secara simbolis tokoh masyarakat setempat.
Refleksi Kemerdekaan dan Teladan Rasulullah

Puncak dari rangkaian majelis rutinan ini ditandai dengan penyampaian mauidoh khasanah (ceramah agama) oleh dai kondang setempat, Ustadz As'adi Ibnu Salim, S.Pd. Dalam ceramahnya yang interaktif, komunikatif, dan penuh makna, beliau mengupas tuntas tentang korelasi antara memperingati hari kemerdekaan dan merayakan maulid nabi. Beliau menjelaskan bahwa cinta tanah air adalah bagian dari iman (hubbul wathon minal iman), dan kemerdekaan yang dinikmati hari ini merupakan anugerah besar dari Allah SWT yang wajib dijaga dengan cara meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Ceramah yang berlangsung selama hampir satu jam tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ustadz As'adi, memohon agar seluruh warga Wonosalam senantiasa diberkahi, dijauhkan dari marabahaya, dan terus berada dalam kerukunan yang damai.