Jombang, Suasana khidmat sekaligus siaga menyelimuti halaman Gedung Serbaguna (GSG) pada Kamis malam, 27 Agustus 2026. Ratusan personel gabungan yang terdiri dari anggota Ikatan Pencak Silat Nahdlatul Ulama (IPSNU) Pagar Nusa dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) tampak bersiaga penuh melakukan pengamanan ketat di area depan tenda utama yang menjadi lokasi diselenggarakannya sidang pleno. Pengamanan berlapis ini mulai diperketat selepas ibadah Isya, guna mengantisipasi membeludaknya peserta serta menjaga ketertiban umum selama berlangsungnya rangkaian acara krusial tersebut.

Penjagaan yang dilakukan oleh kedua badan otonom Nahdlatul Ulama ini menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga kondusivitas acara nasional tersebut. Dengan seragam khas masing-masing, personel Pagar Nusa dan Banser membuat barikade hidup di sepanjang pintu masuk utama menuju ruang pleno di halaman GSG. Langkah preventif ini diambil mengingat eskalasi antusiasme peserta sidang yang terus meningkat sejak sore hari. Komandan lapangan menegaskan bahwa sterilisasi area ring satu sangat penting untuk memastikan para delegasi dapat mengikuti jalannya persidangan dengan fokus, aman, dan nyaman tanpa adanya gangguan dari pihak luar yang tidak berkepentingan.
Penundaan Sidang Akibat Kendala Kesiapan Panitia
Namun, situasi yang semula dinamis mendadak berubah kondusif ketika pihak panitia penyelenggara ditanya tentang sidang pleno, beliau memberikan jawaban bahwasanya sidang pleno ditunda. Di hadapan ratusan peserta yang telah memadati area sekitar tenda utama GSG, panitia secara resmi mengumumkan bahwa pelaksanaan sidang pleno yang dijadwalkan berlangsung malam ini terpaksa ditunda. Keputusan tersebut diambil lantaran adanya ketidaksiapan teknis dan administratif yang belum rampung diselesaikan oleh pihak panitia pelaksana. Berdasarkan koordinasi darurat, panitia menetapkan bahwa sidang pleno akan dijadwal ulang dan baru akan dimulai pada esok hari, Jumat, 28 Agustus 2026, tepat pukul 08.00 WIB.
Mendengar pengumuman penundaan tersebut, para personel Pagar Nusa dan Banser segera mengambil tindakan taktis untuk mengamankan kawasan pleno. Koordinasi yang solid antara panitia dan tim pengamanan terbukti sangat efektif dalam mencegah kesalahpahaman di lokasi kejadian.

Pihak panitia pelaksana menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh delegasi dan peserta atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari penundaan mendadak ini. Mereka berjanji akan memaksimalkan waktu jeda malam ini untuk merapikan seluruh dokumen dan logistik persidangan yang dinilai kurang siap, sehingga jalannya sidang pleno esok pagi dapat berlangsung lancar tanpa hambatan. Di sisi lain, jajaran pimpinan IPSNU Pagar Nusa dan Banser menegaskan bahwa personel mereka akan tetap disiagakan secara bergantian di sekitar area GSG guna menjaga aset, kebersihan, dan memastikan keamanan lokasi steril hingga esok pagi saat sidang pleno resmi dibuka kembali.